Pengurus Muslimat NU Desa Pinayungan Resmi Dilantik
"Siapa yang mau mengurusi NU, aku anggap sebagai santriku. Siapa yang jadi santriku, maka aku doakan husnul khatimah beserta keluarganya."
"Siapa yang mau mengurusi NU, aku anggap sebagai santriku. Siapa yang jadi santriku, maka aku doakan husnul khatimah beserta keluarganya."
Barangkali nama-nama mereka asing di telinga para kader Muslimat NU, atau organisasi perempuan muda NU, seperti Fatayat, Kopri PMII, dan IPPNU. Padahal beliau-beliaulah yang membombardir tradisi kuno kaum nahdliyin saat itu soal perempuan. Sekarang perempuan NU dapat berjuang beriringan bersama dengan para kaum pria dalam NU.
Nyai Djuaesih menikah dengan Danuatmadja atau yang dikenal dengan H. Bustomi yang pada saat itu menjadi salah satu pengurus NU di Jawa Barat. Kepribadiannya pun semakin terbentuk dengan baik setelah ia menikah. Dalam pernikahannya, Nyai Djuaesih dikaruniai tiga orang putra dan dua putri.
Para ulama menyatakan peringatan haul tidak dilarang oleh agama bahkan dianjurkan. Ibnu Hajar dalam Fatâwa al-Kubrâ Juz II halaman 18 menjelaskan, para sahabat dan ulama tidak ada yang melarang peringatan haul sepanjang tidak ada yang meratapi mayit atau ahli kubur sambil menangis.
Masjid Besar Baiturrahim Wongsorejo merupakan salah satu masjid persinggahan yang cukup berkesan. Sudah dua kali...