Mati adalah pintu yang setiap manusia pasti melewatinya. Hanya saja, manusia berbeda-beda dalam menghadapi kepastian ini. Sebagian menganggapnya sebagai kesialan dan kesengsaraan. Sebagian lain melihatnya sebagai bukti kesia-siaan hidup yang sementara ini. Dan sebagian lain, yakni orang-orang yang meyakini kehidupan setelah mati, justru merindukannya.
Baca artikel lainnya: Khadijah, The True Love Story of Muhammad
Perbedaan pandangan tersebut sebetulnya akibat dari perbedaan pemahaman tentang hakikat kematian dan kehidupan setelahnya.
Buku yang terdiri dari 14 bab ini menjelaskan secara komprehensif tentang hakikat kematian, antara lain tentang ajal, alam barzakh, hari kebangkitan, buku catatan amal, dan para saksi di hari kiamat. (*)
![]() | Peresensi: H. Bangga Heriyanto, S. Sos |
| Judul Buku | Ada Apa Setelah Mati |
| Penulis | Muhammad Husain Thabathaba’i |
| Edisi | Cetakan I, 2005 |
| Penerbit | Misbah, Jakarta |
| Halaman | 246 |
| Dimensi | 15.7 x 24 cm |

