Sejarah Ka’bah
Anda yang sudah pernah berhaji atau umroh, kerinduan akan tiba-tiba muncul bahkan saat Anda hanya melihat cover buku ini. Bagaimana tidak? Ka’bah dengan segala keagungannya mampu menarik setiap hati yang pasrah dan ikhlas untuk berharap rahmat dan maghfiroh-Nya, bersimpuh langsung di pelataran Rumah-Nya.

Jika Anda belum pernah melaksanakan ibadah haji dan umroh, membaca buku Sejarah Ka’bah, ini insya Allah dapat meningkatkan semangat untuk segera berangkat ke Tanah Suci Mekah, dan ingin selalu berdekatan dengan Ka’bah.

Anda yang sudah pernah berhaji atau umroh, kerinduan akan tiba-tiba muncul bahkan saat Anda hanya melihat cover buku ini. Bagaimana tidak? Ka’bah dengan segala keagungannya mampu menarik setiap hati yang pasrah dan ikhlas untuk berharap rahmat dan maghfiroh-Nya, bersimpuh langsung di pelataran Rumah-Nya.

Terbagi dalam 19 bagian, buku ini memaparkan sejarah Ka’bah sejak sebelum masa Nabi Ibrahim, masa Nabi Irahim dan putranya Ismail, dan sepeninggal Nabi Ismail.

Baca artikel lainnya: Mengenal Rasulullah dari Dekat

Kemudian berlanjut masa Quraisy, masa Nabi Muhammad, buku ini juga menjelaskan kondisi sosio-kultural Ka’bah di masa-masa itu. Terdapat pula penjelasan tentang masa-masa rekonstruksi Ka’bah oleh para raja dan khalifah di zamannya.

Data penting lainnya adalah kelengkapan buku ini memuat beberapa ilustrasi dan panduan pelaksanaan ibadah haji dan umroh. (*)

Peresensi: H. Bangga Heriyanto, S. Sos
Judul BukuSejarah Ka’bah
PenulisProf. Dr. Ali Husni al-Kharbuthli
EdisiEdisi Referensial I 2015
PenerbitTuros, Jakarta
Halaman361
Dimensi16.8 x 23.8 cm

Diposting Oleh:

penerimaan santri baru