“Bukan Sekadar Bertanya, Yuka Sedang Belajar Menemukan Dirinya”

“Mengenali diri tidak selalu dimulai dari menemukan jawaban. Terkadang, ia bermula dari keberanian untuk bertanya, berbicara, dan membuka diri. Sebab, dari keberanian itulah potensi ditemukan dan kepercayaan diri tumbuh.”

IMG-20260915-WA0029

“Berapa banyak potensi yang sebenarnya kita miliki, tetapi belum pernah kita berani tunjukkan?”

Pertanyaan itu seolah menemukan jawabannya dalam sosok Yuka Amira Erawan, santri Kelas IX-B MTs Al-Fathimiyah, yang dengan berani berdiri dan menyampaikan pertanyaan di tengah kegiatan Seminar Hipnomotivasi.

Di hadapan ratusan santri, berdiri di depan dan memegang mikrofon mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi seorang santri, keberanian tersebut merupakan sebuah langkah penting untuk keluar dari rasa ragu, membangun kepercayaan diri, dan belajar menyampaikan gagasan.

Mengenali diri tidak selalu dimulai dari menemukan jawaban. Terkadang, ia justru dimulai dari keberanian untuk bertanya.

Yuka menunjukkan bahwa proses belajar bukan hanya tentang duduk, mendengarkan, dan menerima materi. Belajar juga berarti berani berbicara, berani mengemukakan pendapat, berani berbeda, dan berani mencoba.

Mungkin hari ini Yuka hanya menyampaikan sebuah pertanyaan. Namun bisa jadi, keberanian kecil itu menjadi awal dari sesuatu yang jauh lebih besar: tumbuhnya rasa percaya diri, munculnya potensi, dan lahirnya keberanian untuk mengambil peran di masa depan.

Sebab setiap santri memiliki potensi. Tugas pendidikan bukan sekadar menemukan potensi itu, tetapi menciptakan ruang agar mereka berani menunjukkannya.

Dan hari ini, Yuka Amira Erawan telah menunjukkan satu hal sederhana namun berarti: keberanian untuk berdiri adalah langkah pertama untuk menemukan potensi diri.

Diposting Oleh:

Pamflet Harlah 34 Yaspiyah