Lintasan lazuardi dulu, sebuah makna kiasSayang, semuanya kini telah berubahBak kelaras yang mengering di hamparan luasYang tak selamanya itu menjadi harap cemas Kau tak bisa melawan takdirBerada pada nadir yang AgungSaat langit pun menikam atap bumiSyahdu’kah mereka yang bermuka masai akhirnya? Kau berharga, sungguh!Peribumi telah lusuh tertindih amuk militerSaatnya serdadu muslim terbentukRahmatan Lil ‘Alamiin jalan akhirnya Ya, kau telah terpisahDari gempuran panasnya semestaBertahanlah karena sungguh-sungguhKau telah berharga Tidak mudah memang, kau tahu?Tapi Sang Khaliq menginginkan jalanmuTakdirmu seperti dikudeta?Jelas! seyogyanya kau telah terbebas dari pahitnya kejahilanBertahanlah, kau berharga! Puisi Karya: Iik…
Read MoreTag: Puisi
Yang Arif Lagi Bijaksana “Umar bin Khattab”
Puisi Karya: Siti Syarah – Santriwati Pesantren Al-Fathimiyah, Kelas VIII A MTs. Al-Fathimiyah
Read MoreSiang-Siang Terus Berjuang
Puisi Karya: Kak Surya – Pembina Pramuka Putra
Read MoreJika Santri Maka…
Puisi Karya: Muhamad Fathir Fadhillah – Santri kelas VII C – MTs. Al-Fathimiyah
Read MoreBetah di Pondok
Puisi Karya: Ikhya Ulumidin Faturrahman – Santri Kelas VIII C MTs. Al-Fathimiyah
Read More