Ternyata…

Aku berjalan terlalu jauh untuk mencari-Mu. Lalu seorang pengemis di tepi jalan bertanya, “Mengapa kau mencari alamat yang bahkan tidak pernah hilang?” Aku terdiam. Selama ini aku mengira Tuhan berada di puncak-puncak gunung, di kitab-kitab yang tebal, di doa-doa yang panjang. Padahal, Ia bersembunyi di dalam secangkir kopi yang mulai dingin, di wajah ibuku yang menua, di tubuhku yang perlahan menjadi debu. Aku pernah mengetuk seribu pintu. Pintu ilmu. Pintu cinta. Pintu kemasyhuran. Sampai jari-jariku berdarah. Lalu dari dalam kesunyian terdengar suara: “Anak kecil, sejak kapan rumah mengetuk tamunya?”Sejak itu…

Read More

Refleksi Para Pendidik

Refleksi Para Pendidik Kasus pengeroyokan Pak Agus guru SMK di Jambi

Tulisan sebelumnya (Ketika Guru “Digugu” dan “Dipukul”) berisi refleksi umum tentang guru, siswa dan orang tua. Kali ini, “cermin” menghadap ke arah pendidik, para ujung tombak dunia pendidikan kita yang berinteraksi langsung dengan siswa. Masih seputar kasus pengeroyokan Pak Agus, guru SMK di Jambi. Tulisan berikut ini bukan untuk mendiskreditkan pihak tertentu. Sebatas wujud prihatin, dan sarana introspeksi juga refleksi. Selamat membaca. Stop Mencoba Jadi “Bestie” Siswa: Pelajaran Mahal dari Tragedi Jambi Kasus pengeroyokan Pak Agus, guru SMK di Jambi, oleh siswanya sendiri benar-benar menampar wajah pendidikan kita. Kita marah?…

Read More

Ketika Guru “Digugu” dan “Dipukul”

Ketika Guru "Digugu" dan "Dipukul"

Dunia pendidikan kita kembali heboh. Bukan karena berita tentang prestasi, melainkan kabar tentang aksi kekerasan fisik antara murid dan guru. Peristiwa tak sedap ini memantik pertanyaan: ada apa dengan dunia pendidikan kita? Artikel berikut ini patut menjadi semacam refleksi. Sebuah upaya untuk mencari benang merah. Bukan untuk mencari kambing hitam. Ini sekadar upaya meletakkan cermin di hadapan kita semua. Selamat membaca. Berita viral siswa mengeroyok guru bukan lagi sekadar “kenakalan remaja”. Ini adalah alarm tanda bahaya bahwa peradaban kita sedang “sakit”. Kita sering bertanya “Kok bisa?”. Padahal kalau kita mau…

Read More

Doa Saat Hujan Deras Khawatir Banjir

Doa Saat Hujan Deras Khawatir Banjir

Saat musim hujan tiba, intensitas air turun tidak terkira. Dalam sehari hujan dapat turun beberapa kali. Air hujan dapat turun selama sekian jam tanpa henti. Dalam sepekan air hujan juga dapat turun beberapa hari dengan jeda hanya sekian jam. Dalam situasi seperti ini, kita khawatir pada bencana banjir karena debit air yang begitu tinggi. Selain mempersiapkan diri menjelang hujan dengan membersihkan selokan, mengeruk sedimentasi sungai dan gorong-gorong, kita juga seyogyanya membaca doa berikut ini: اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا ,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ Allāhumma hawālainā wa…

Read More

Doa Rajab Apakah Boleh Diamalkan?

Doa Rajab Apakah Boleh Diamalkan

Setiap kali memasuki bulan Rajab banyak di antara kaum muslimin yang membiasakan doa khusus yang berbunyi “Allâhumma bârik lanâ fi Rajab wa Sya’bâna wa ballighnâ Ramadhân” yang artinya, “Ya Allah berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.” Sebagian umat Islam tidak membaca doa ini secara sendiri-sendiri, tapi juga secara bersama-sama setiap kali selesai salat fardhu di masjid ataupun mushalla. Bahkan di sebagian tempat doa ini menjadi semacam background sebuah himbauan atau pengumuman untuk acara-acara keislaman. Pertanyaannya adalah apakah Rasulullah SAW pernah mencontohkan doa tersebut.…

Read More