Setiap kali memasuki bulan Rajab banyak di antara kaum muslimin yang membiasakan doa khusus yang berbunyi “Allâhumma bârik lanâ fi Rajab wa Sya’bâna wa ballighnâ Ramadhân” yang artinya, “Ya Allah berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.” Sebagian umat Islam tidak membaca doa ini secara sendiri-sendiri, tapi juga secara bersama-sama setiap kali selesai salat fardhu di masjid ataupun mushalla. Bahkan di sebagian tempat doa ini menjadi semacam background sebuah himbauan atau pengumuman untuk acara-acara keislaman. Pertanyaannya adalah apakah Rasulullah SAW pernah mencontohkan doa tersebut.…
Read MoreTag: Fiqih
Mana yang Didahulukan: Shalat atau Makan?
Shalat atau makan? Ada pendapat bahwa shalat harus didahulukan, karena itu kewajiban utama bagi seorang muslim. Tapi ada pendapat lain.
Read MoreHaji dengan Visa Kerja, Apa Hukumnya?
Dalam literatur fikih kontemporer, di antara yang termasuk hal yang dianggap dalam isthitha’ah (kemampuan) adalah visa haji sebagaimana pejelasan dalam kitab Fadhlu Rabbil Bariyyah.
Read MoreMeninjau Perayaan Isra Mikraj dalam Kacamata Ushul Fikih
Umat Islam di berbagai belahan dunia memperingati peristiwa ini dengan berbagai cara, seperti kajian keislaman, doa bersama, dan perayaan di masjid-masjid.
Read MoreBaju Najis Diguyur Air Hujan, Bisa Suci?
Bagaimana hukumnya jika terkena air hujan, apakah bisa suci?
Read More