Aku berjalan terlalu jauh untuk mencari-Mu. Lalu seorang pengemis di tepi jalan bertanya, “Mengapa kau mencari alamat yang bahkan tidak pernah hilang?” Aku terdiam. Selama ini aku mengira Tuhan berada di puncak-puncak gunung, di kitab-kitab yang tebal, di doa-doa yang panjang. Padahal, Ia bersembunyi di dalam secangkir kopi yang mulai dingin, di wajah ibuku yang menua, di tubuhku yang perlahan menjadi debu. Aku pernah mengetuk seribu pintu. Pintu ilmu. Pintu cinta. Pintu kemasyhuran. Sampai jari-jariku berdarah. Lalu dari dalam kesunyian terdengar suara: “Anak kecil, sejak kapan rumah mengetuk tamunya?”Sejak itu…
Read MoreTag: Opini
Refleksi Para Pendidik
Tulisan sebelumnya (Ketika Guru “Digugu” dan “Dipukul”) berisi refleksi umum tentang guru, siswa dan orang tua. Kali ini, “cermin” menghadap ke arah pendidik, para ujung tombak dunia pendidikan kita yang berinteraksi langsung dengan siswa. Masih seputar kasus pengeroyokan Pak Agus, guru SMK di Jambi. Tulisan berikut ini bukan untuk mendiskreditkan pihak tertentu. Sebatas wujud prihatin, dan sarana introspeksi juga refleksi. Selamat membaca. Stop Mencoba Jadi “Bestie” Siswa: Pelajaran Mahal dari Tragedi Jambi Kasus pengeroyokan Pak Agus, guru SMK di Jambi, oleh siswanya sendiri benar-benar menampar wajah pendidikan kita. Kita marah?…
Read MoreKetika Guru “Digugu” dan “Dipukul”
Dunia pendidikan kita kembali heboh. Bukan karena berita tentang prestasi, melainkan kabar tentang aksi kekerasan fisik antara murid dan guru. Peristiwa tak sedap ini memantik pertanyaan: ada apa dengan dunia pendidikan kita? Artikel berikut ini patut menjadi semacam refleksi. Sebuah upaya untuk mencari benang merah. Bukan untuk mencari kambing hitam. Ini sekadar upaya meletakkan cermin di hadapan kita semua. Selamat membaca. Berita viral siswa mengeroyok guru bukan lagi sekadar “kenakalan remaja”. Ini adalah alarm tanda bahaya bahwa peradaban kita sedang “sakit”. Kita sering bertanya “Kok bisa?”. Padahal kalau kita mau…
Read MoreTips Memilih Pesantren untuk Anak
Perjalanan sejarah Indonesia tak dapat dilepaskan dari peran pondok pesantren. Pondok pesantren adalah soko guru pendidikan di Indonesia. Pola pendidikan pesantren yang khas telah melahirkan banyak tokoh dengan peran signifikan di banyak sendi kehidupan negeri ini. Menurut data Kementerian Agama (kemenag.go.id) per Oktober 2025, jumlah pondok pesantren di Indonesia tercatat sebanyak 42.391 unit. Jawa Barat adalah provinsi dengan jumlah pondok pesantren terbanyak, 12.977 unit. Jumlah pesantren sebanyak itu, dengan beragam ciri khas dan pola pendidikan masing-masing. Tentu sebagai orang tua kita tak mau salah pilih. Agar tidak demikian, berikut ini…
Read MoreLiterasi dan Ikhtiar Merawat Kultur Akademik
literasi adalah suatu kondisi atau tujuan untuk kita gapai bersama di mana tak ada lagi yang tak mampu baca-tulis, atau gagal paham terhadap informasi, peristiwa, kebijakan atau peraturan.
Read More