tarawih-yaspiyah
Masih ada di antara kita yang luput dalam hal penulisan kata Tarawih. Banyak yang menulis Taraweh. Lantas, mana penulisan yang benar: Tarawih atau Taraweh?

Salat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunah khas bulan suci Ramadan. Waktu mengerjakannya setelah salat Isya, dengan bilangan rakaat tertentu baik secara berjamaah ataupun sendirian.

Namun demikian, masih ada di antara kita yang luput dalam hal penulisan kata tarawih. Banyak yang menulis taraweh. Lantas, mana penulisan yang benar: Tarawih atau taraweh?

Mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) VI versi daring melalui laman https://kbbi.kemdikbud.go.id, ketika kita mengetikkan kata taraweh, akan ada keterangan, “Maaf, tidak ditemukan kata yang dicari“. Itu berarti kata yang kita ketik tidak baku.

Lain halnya saat kita mengetik kata tarawih di kolom pencarian, maka akan muncul penjelasan sebagai berikut:

Tarawih/Ta·ra·wih/ n salat sunah pada malam hari (sesudah Isya, sebelum Subuh) pada bulan Ramadan (bulan puasa);

bertarawih/ber·ta·ra·wih/ v melakukan salat Tarawih

Maka, kita dapat menyimpulkan penulisan yang benar adalah tarawih. Dan menulisnya dengan huruf kapital pada awal kata ketika di awalnya terdapat kata salat karena menyatakan jenis, seperti penulisan salat Isya, salat Subuh, salat Zuhur.

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat. (*)

Diposting Oleh:

penerimaan santri baru